Categories
  • Artikel
  • Penerbitan dan Cetak Buku
  • Profil Penulis
  • Program Umrah
  • Test Bakat dan Potensi ASKHA
  • Tata Krama dan Etika di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

    Nov 15 2024242 Dilihat

    Tata krama dan Etika di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

    Mengunjungi Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah adalah pengalaman spiritual yang istimewa bagi umat Islam. Untuk menjaga kekhusyukan ibadah dan menghormati tempat suci tersebut, penting untuk mematuhi tata krama dan etika. Berikut adalah panduan etika yang harus diperhatikan:

    Tata Krama Umum di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

    1. Menjaga Kebersihan
      • Pastikan tubuh, pakaian, dan area sekitar tetap bersih.
      • Jangan membuang sampah sembarangan. Gunakan tempat sampah yang disediakan.
    2. Berpakaian Sopan dan Menutup Aurat
      • Pria: Pakai pakaian yang bersih, sopan, dan sesuai dengan syariat.
      • Wanita: Kenakan pakaian longgar yang menutup aurat, dan pastikan hijab menutupi rambut, leher, dan dada.
    3. Menghormati Kesucian Tempat
      • Jangan berbicara keras atau bercanda berlebihan.
      • Hindari menggunakan ponsel untuk hal-hal yang tidak penting. Matikan atau gunakan mode senyap.
    4. Memperbanyak Ibadah
      • Fokuskan diri untuk shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an, atau doa. Hindari kegiatan yang mengganggu kekhusyukan, seperti mengambil foto berlebihan.

    Etika Khusus di Masjidil Haram

    1. Saat Melakukan Tawaf
      • Lakukan tawaf dengan tenang dan teratur. Jangan mendorong atau menyakiti orang lain.
      • Jika tidak bisa mendekati Hajar Aswad, cukup berisyarat dari kejauhan.
    2. Saat Melakukan Sa’i (Berjalan Antara Safa dan Marwah)
      • Ikuti jalur yang telah ditentukan dan hindari berbicara kecuali untuk doa.
      • Jangan berlari kecuali di area tertentu (bagi pria di antara dua tanda hijau).
    3. Menghormati Tempat dan Orang Lain
      • Jangan duduk atau berbaring di area yang ramai, terutama di tempat tawaf.
      • Hindari menyimpan barang secara berlebihan di area yang menghalangi jalan.

     

    Etika Khusus di Masjid Nabawi

    1. Menghormati Makam Rasulullah SAW
      • Ketika mengunjungi makam Nabi, jangan mengangkat suara atau berdoa langsung kepada beliau. Doa ditujukan hanya kepada Allah.
      • Ucapkan salam dengan sopan: “Assalamu ‘alaika ya Rasulullah.”
    2. Riyadhul Jannah (Taman Surga)
      • Jika ingin shalat di Riyadhul Jannah, lakukan dengan tenang tanpa berebut. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk beribadah.
    3. Menjaga Adab di Dalam dan Sekitar Masjid
      • Hindari berbicara keras di area masjid.
      • Jangan berdiri terlalu lama di pintu masuk sehingga menghalangi orang lain.

     

    Hal-Hal Lain yang Harus Diperhatikan

    1. Menghormati Jamaah Lain
      • Jangan menghalangi pandangan orang saat shalat.
      • Jika membawa anak kecil, pastikan mereka tetap tenang dan tidak mengganggu jamaah lain.
    2. Tidak Membawa atau Mengedarkan Barang Dagangan
      • Larangan tegas berlaku untuk menjual atau mempromosikan barang dagangan di dalam area masjid.
    3. Mematuhi Arahan Petugas
      • Ikuti arahan petugas keamanan dan petugas masjid untuk menjaga ketertiban.
    4. Tidak Mengambil Foto Secara Berlebihan
      • Hindari mengambil foto atau video di area ibadah, terutama yang dapat mengganggu orang lain.

    Kesimpulan

    Tata krama dan etika ini bertujuan untuk menjaga kekhusyukan dan kesakralan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Dengan mematuhi aturan ini, kita tidak hanya menghormati tempat suci tetapi juga menciptakan suasana ibadah yang nyaman bagi semua jamaah.

    ( DR Nasrul Syarif M.Si.  Penulis Buku Gizi Spiritual. Dosen Pascasarjana UIT Lirboyo)

     

    Share to

    Related News

    Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti N...

    by Des 31 2025

    Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti Nur Ilahi di Tengah Gelapnya Zaman   Oleh: Dr. Nasrul Sy...

    Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya...

    by Des 03 2025

    Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya dalam Perjalanan Hamba Refleksi Mendalam atas Petuah Ibnu â...

    Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta

    by Des 03 2025

    Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta Sebuah Renungan Tentang Amanah, Kehidupan, dan Perjalanan Pulan...

    Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segal...

    by Des 03 2025

    Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segala Ketaatan Refleksi Mendalam atas Hikmah Ibnu ‘Athaillah a...

    Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari A...

    by Des 03 2025

    Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari Api Neraka Sebuah Renungan untuk Jiwa yang Ingin Selamat &nbs...

    Menjadi Sang Juara — The Winner: Memen...

    by Nov 30 2025

    Menjadi Sang Juara — The Winner: Memenangkan Hidup dengan Cara Langit   Di setiap hati manusi...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top