Ustadzfaqih • Okt 22 2024
Hikmah dan Keutamaan Umrah
Umrah merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, meskipun tidak wajib seperti haji. Umrah sering disebut sebagai haji kecil karena memiliki beberapa rukun yang mirip dengan haji, tetapi tidak melibatkan beberapa ritual yang lebih besar seperti wukuf di Arafah. Berikut adalah beberapa hikmah dan keutamaan dari umrah:
Salah satu keutamaan besar dari umrah adalah penghapusan dosa. Rasulullah SAW bersabda:
“Umrah yang satu dengan umrah yang lain adalah penghapus dosa di antara keduanya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa setiap umrah yang dilakukan akan menghapus dosa-dosa yang dilakukan antara umrah sebelumnya, sehingga memperkuat keinginan umat Islam untuk melaksanakan umrah secara berkala.
Melaksanakan umrah, terutama di bulan-bulan yang penuh berkah seperti Ramadhan, memberikan pahala yang lebih besar. Rasulullah SAW bersabda:
“Umrah pada bulan Ramadhan sama dengan (pahalanya) haji bersama aku.”
(HR. Bukhari)
Ini menegaskan bahwa umrah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang setara dengan haji, meskipun secara hukum umrah dan haji tetap berbeda.
Umrah tidak hanya membersihkan jiwa, tetapi juga dipercaya dapat menghilangkan kemiskinan dan kesulitan hidup. Dalam hadis disebutkan:
“Ikutkanlah antara haji dan umrah, karena keduanya dapat menghilangkan kemiskinan dan dosa sebagaimana api menghilangkan karat besi, emas, dan perak.”
(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Dengan umrah, seseorang diharapkan mendapatkan keberkahan dalam rezeki dan dilindungi dari kesulitan ekonomi.
Makkah dan Madinah merupakan dua kota suci yang diberkahi. Doa yang dipanjatkan di tempat-tempat ini memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan. Khususnya, ketika seseorang melakukan tawaf di Ka’bah dan berdoa di Multazam (area antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah), banyak ulama yang mengatakan bahwa doa di sana sangat mustajab.
Melaksanakan umrah dengan niat ikhlas hanya karena Allah, insya Allah akan membawa syafaat di hari kiamat. Sebagaimana haji yang membawa pahala besar, umrah pun termasuk ibadah yang dapat menolong seseorang di akhirat.
Saat melaksanakan umrah, seseorang akan merasakan kedekatan dengan Allah SWT. Dengan mengikuti setiap rukun umrah, seperti thawaf, sa’i, dan tahallul, jamaah merasa lebih dekat dengan sejarah Islam dan memperbaharui semangat spiritualitasnya. Ini dapat menambah rasa takwa, keimanan, dan ketaatan kepada Allah.
Umrah juga memberikan kesempatan bagi seseorang untuk merenung dan introspeksi. Berada di tempat suci seperti Makkah dan Madinah, jauh dari rutinitas duniawi, memberi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mencari ketenangan jiwa.
Saat melaksanakan umrah, jamaah akan bertemu dengan muslim dari berbagai penjuru dunia. Ini memberikan kesempatan untuk mempererat persaudaraan sesama muslim (ukhuwah islamiyah). Pengalaman spiritual bersama ini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan saling mendukung di antara umat Islam.
Umrah adalah ibadah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dan beliau sangat menganjurkannya kepada umatnya. Melaksanakan umrah berarti mengikuti sunnah Nabi, yang tentu saja akan mendatangkan keberkahan dan pahala tambahan.
Bagi mereka yang belum berkesempatan menunaikan haji, umrah bisa menjadi “latihan” spiritual dan fisik untuk memahami ritual-ritual haji. Banyak orang yang menganggap umrah sebagai persiapan mental dan spiritual sebelum melaksanakan ibadah haji yang lebih kompleks.
Kesimpulan
Umrah tidak hanya memiliki keutamaan yang besar dari sisi pahala, tetapi juga memberikan berbagai hikmah yang bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat. Selain membersihkan dosa dan menghilangkan kemiskinan, umrah juga memperdalam keimanan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta membawa ketenangan jiwa bagi yang melaksanakannya.