Ustadzfaqih • Okt 11 2024 • 232 Dilihat
Panduan Tata Cara Manasik Umrah

Panduan Tata Cara Manasik Umrah
Berikut adalah Panduan Tata Cara Manasik Umrah yang mudah diikuti dan membantu jamaah memahami setiap langkah ibadah umrah. Panduan ini akan memberikan gambaran detail mengenai tahapan-tahapan penting dan doa-doa yang harus dibaca selama pelaksanaan umrah.
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى
“Nawaitul ‘umrata wa ahromtu biha lillahi ta’ala”
(Saya berniat umrah dan berihram untuk melaksanakannya karena Allah Ta’ala.)
لَبَّيْكَ اللّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ.
“Labbaik Allahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik, innal hamda wan ni’mata laka wal mulk, laa syarika laka.”
Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.”
بِسْمِ اللَّهِ وَالصَّلَاةِ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ.
“Bismillahi wassalaatu wassalaamu ‘ala rasulillah. Allahumma ighfirli dzunubi waftahli abwaaba rahmatik.”
Artinya: “Dengan nama Allah dan selawat serta salam atas Rasul-Nya. Ya Allah, ampunilah dosaku dan bukakanlah pintu rahmat-Mu untukku.”
بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُ أَكْبَرُ
“Bismillahi Allahu Akbar.”
(Jika memungkinkan, boleh mencium atau menyentuh Hajar Aswad, tetapi jika tidak bisa, cukup beristilam dari kejauhan.)
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Rabbanaa aatina fid dunya hasanah, wa fil aakhirati hasanah, waqinaa ‘adzaaban naar.”
Artinya: “Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah kami dari siksa neraka.”
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
“Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan waasi’an, wa syifaa’an min kulli daa’in.”
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
“Inna ash-shafaa wal-marwata min sya’aa’irillah”
(Kemudian, angkat tangan untuk berdoa dan membaca takbir sebanyak tiga kali.)
Larangan dalam Ihram
Selama dalam kondisi ihram, beberapa hal yang harus dihindari:
Tips Penting untuk Jamaah
Dengan mengikuti panduan ini, semoga ibadah umrah Anda menjadi ibadah yang diterima dan penuh berkah.
( DR Nasrul Syarif M.Si. TL dan Agen Resmi Travel Chatour Penulis Buku Gizi Spiritual. Dosen Pascasarjana UIT Lirboyo)
Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti Nur Ilahi di Tengah Gelapnya Zaman Oleh: Dr. Nasrul Sy...
Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya dalam Perjalanan Hamba Refleksi Mendalam atas Petuah Ibnu ...
Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta Sebuah Renungan Tentang Amanah, Kehidupan, dan Perjalanan Pulan...
Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segala Ketaatan Refleksi Mendalam atas Hikmah Ibnu ‘Athaillah a...
Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari Api Neraka Sebuah Renungan untuk Jiwa yang Ingin Selamat &nbs...
Menjadi Sang Juara — The Winner: Memenangkan Hidup dengan Cara Langit Di setiap hati manusi...
No comments yet.