Categories
  • Artikel
  • Penerbitan dan Cetak Buku
  • Profil Penulis
  • Program Umrah
  • Test Bakat dan Potensi ASKHA
  • Meningkatkan Kompetensi di Era Digital.

    Mei 06 2025168 Dilihat

    Meningkatkan Kompetensi Diri di Era Digital: Menjadi Pribadi Tangguh, Adaptif, dan Visioner

    Oleh: Dr. Nasrul Syarif, M.Si

    Di era yang disebut sebagai revolusi industri 4.0—bahkan telah berkembang menuju society 5.0—dunia mengalami transformasi yang luar biasa cepat. Digitalisasi merambah seluruh aspek kehidupan: dari pendidikan, ekonomi, hingga budaya. Tak ada tempat bagi stagnasi. Siapa yang tak berkembang, akan tergilas zaman. Di tengah derasnya arus perubahan ini, meningkatkan kompetensi diri menjadi sebuah keniscayaan. Bukan sekadar untuk bertahan hidup, tetapi untuk menjadi pribadi yang unggul, bermakna, dan berdampak.

    1. Kompetensi Diri: Lebih dari Sekadar Kecakapan Teknis

    Kompetensi bukan sekadar kemampuan menggunakan teknologi, tetapi meliputi keseluruhan kapasitas seseorang dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dengan tepat dalam konteks kehidupan yang berubah. Kompetensi diri adalah harmoni antara kecakapan kognitif, keterampilan praktis, dan karakter moral.

    Ada tiga dimensi utama kompetensi di era digital:

    Digital Literacy: Mampu membaca, memahami, dan menyikapi informasi digital secara kritis.

    Digital Skills: Mampu menggunakan alat dan platform digital untuk berkarya, berkolaborasi, dan menciptakan solusi.

    Digital Mindset: Pola pikir terbuka, fleksibel, dan proaktif terhadap inovasi.

    Namun kompetensi digital sejati harus bersinergi dengan integritas spiritual dan kesadaran moral, agar teknologi menjadi alat kemajuan, bukan kehancuran.

    2. Tantangan dan Peluang di Era Digital

    Kita hidup dalam dunia penuh paradoks. Di satu sisi, kemajuan teknologi membuka pintu kesempatan yang luas: bekerja dari mana saja, belajar tanpa batas, bahkan membangun bisnis global hanya lewat ponsel. Namun di sisi lain, hadir pula tantangan: ketimpangan informasi, hoaks, adiksi digital, dan alienasi sosial.

    Untuk itulah kompetensi diri harus menyentuh sisi emosional dan spiritual. Bukan hanya menjadi cerdas secara teknologi, tetapi juga bijak dalam menggunakannya.

    > “Kebijaksanaan adalah kemampuan untuk menggunakan pengetahuan demi kebaikan yang lebih besar.” — Ali bin Abi Thalib

    3. Strategi Meningkatkan Kompetensi Diri

    Berikut beberapa langkah konkret untuk meningkatkan kompetensi di era digital:

    a. Bangun Kesadaran Diri (Self-Awareness)

    Kenali potensi dan kekurangan diri. Evaluasi posisi kita saat ini, lalu tentukan arah dan tujuan perkembangan pribadi. Kesadaran adalah kunci perubahan.

    b. Perkuat Literasi dan Pembelajaran Mandiri

    Gunakan platform seperti Coursera, Udemy, edX, YouTube Edu, atau Khan Academy untuk memperdalam keterampilan. Jadikan belajar sebagai gaya hidup.

    c. Latih Keterampilan Abad 21

    Critical Thinking dan Problem Solving

    Creativity and Innovation

    Collaboration and Communication

    Emotional Intelligence

    d. Bangun Personal Branding

    Tunjukkan nilai dan keahlian Anda di media sosial secara positif dan otentik. Gunakan LinkedIn, Medium, atau blog pribadi untuk membangun citra profesional.

    e. Miliki Mentor dan Komunitas

    Belajar dari mereka yang lebih berpengalaman akan mempercepat proses pertumbuhan. Bergabunglah dalam komunitas yang mendorong perkembangan Anda.

    4. Menjaga Integritas dalam Kompetensi

    Di tengah obsesi akan “soft skill” dan “hard skill”, jangan abaikan heart skill: kecakapan hati. Kompetensi tanpa akhlak adalah bencana. Maka tanamkan nilai-nilai:

    Amanah: Tanggung jawab dalam setiap peran.

    Jujur: Menyampaikan yang benar meski tidak menguntungkan.

    Tawadhu’: Terbuka menerima masukan dan terus belajar.

    Ingatlah, Rasulullah SAW bukan hanya dikenal karena wahyu, tapi karena reputasinya sebagai Al-Amin—yang terpercaya.

    > “Ilmu tanpa amal adalah kegilaan, dan amal tanpa ilmu adalah kesia-siaan.” — Imam Ghazali

    5. Masa Depan Milik Mereka yang Siap

    Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan dengan pasti. Tapi satu hal yang pasti: mereka yang membekali dirinya dengan kompetensi, semangat belajar, dan akhlak mulia akan selalu relevan di zaman apa pun. Mereka menjadi agen perubahan, bukan korban keadaan.

    Kemampuan beradaptasi, kemauan belajar sepanjang hayat (lifelong learning), dan keinginan untuk memberikan kontribusi nyata akan menjadikan seseorang bukan sekadar bagian dari sejarah, tetapi penulis sejarah itu sendiri.

    Penutup: Kompetensi sebagai Jalan Pengabdian

    Meningkatkan kompetensi diri bukan hanya demi karier atau gaji lebih tinggi, tetapi demi menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama dan mampu memberi solusi bagi dunia. Di tengah era yang penuh tantangan dan distraksi, mari kita tumbuhkan ketangguhan, kematangan, dan kejelasan arah hidup.

    Sebab pada akhirnya, kualitas hidup kita akan ditentukan oleh kualitas diri kita.

    > “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)

    ( Dr Nasrul Syarif M.Si. Penulis Buku Gizi Spiritual. Dosen Pascasarjana UIT Lirboyo)

    Share to

    Related News

    Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti N...

    by Des 31 2025

    Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti Nur Ilahi di Tengah Gelapnya Zaman   Oleh: Dr. Nasrul Sy...

    Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya...

    by Des 03 2025

    Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya dalam Perjalanan Hamba Refleksi Mendalam atas Petuah Ibnu ...

    Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta

    by Des 03 2025

    Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta Sebuah Renungan Tentang Amanah, Kehidupan, dan Perjalanan Pulan...

    Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segal...

    by Des 03 2025

    Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segala Ketaatan Refleksi Mendalam atas Hikmah Ibnu ‘Athaillah a...

    Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari A...

    by Des 03 2025

    Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari Api Neraka Sebuah Renungan untuk Jiwa yang Ingin Selamat &nbs...

    Menjadi Sang Juara — The Winner: Memen...

    by Nov 30 2025

    Menjadi Sang Juara — The Winner: Memenangkan Hidup dengan Cara Langit   Di setiap hati manusi...

    • azka chusnayaina berkata:

      sangat relevan dengan kebutuhan zaman sekarang, di mana perkembangan teknologi digital bergerak sangat cepat dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Meningkatkan kompetensi di era digital bukan hanya soal menguasai teknologi, tetapi juga kemampuan beradaptasi, kreativitas, dan pembelajaran terus-menerus. Artikel ini mengingatkan pentingnya sikap proaktif dalam mengasah keterampilan digital agar tidak tertinggal dan mampu bersaing di dunia kerja maupun bisnis. Selain itu, penekanan pada integritas dan etika digital juga menjadi poin penting agar kemajuan teknologi digunakan untuk kebaikan bersama.”

    • Tika Dayanti berkata:

      Artikelnya sangat keren dan memotivasi

    • Mutiara Ayu Ningtyas berkata:

      Artikel yang sangat menarik karena di era digital seperti sekarang ini terkadang orang” khusunya anak muda kurang bisa menyaring informasi yang ada…sehingga artikel seperti ini sangat diperlukan sebagai edukasi khususnya untuk generasi muda.

    • Tasya aida hafizah berkata:

      Untuk saya yg terkadang masih kesulitan mamahami teknologi zaman sekarang artikel ini sangat membantu saya dalam mengetahui seluk beluk tentang apa yg harus di perhatian dalam bertegnologi apalagi dizaman sekarang ini

    • afifatul faiza berkata:

      ilmu yg luas membuka pikiran supaya tidak sempit

    • Diana Alfa Zahra Rahma berkata:

      Kompetensi di era digital berbasis Islam bukan hanya soal penguasaan teknologi, tetapi juga soal adab, tanggung jawab moral, dan niat yang lurus dalam menggunakan teknologi. Terimakasih BPK.

    • rindang rinjani berkata:

      Artikel nya Sangat Bermanfaat dan menambah wawasan yg luas

    • rindang rinjani berkata:

      Artikel nya Sangat Bermanfaat dan menambah wawasan yg luas

    • Asma'ul lailatul berkata:

      Terimakasih ilmunyaartikel nya sangat bermanfaat di era sangat serba digital iniii

    • Fiftina berkata:

      Artikel ini memiliki makna yang mendalam, menyoroti pentingnya kemampuan beradaptasi, penguasaan teknologi, dan semangat untuk terus belajar di era digital.

    • Fadillah nurul ikhsani berkata:

      Membuka pemahaman yang lebih luas

    • Fadillah nurul ikhsani berkata:

      Terima kasih pak sangat membatu

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top