Categories
  • Artikel
  • Penerbitan dan Cetak Buku
  • Profil Penulis
  • Program Umrah
  • Test Bakat dan Potensi ASKHA
  • Mendesaian Proposal Hidup di Tanah Suci.

    Nov 11 2024234 Dilihat

    Mendesaia Proposal Hidup dan Impian Keluarga di Tanah Suci.

    Dengan persiapan dan perencanaan yang matang, impian keluarga untuk membentuk kehidupan yang tenang, penuh berkah, dan mendekatkan diri kepada Allah di Tanah Haromain bukanlah hal yang mustahil. InsyaAllah, dengan niat yang ikhlas dan usaha yang sungguh-sungguh, Allah akan memudahkan jalan dan melimpahkan rahmat-Nya untuk merealisasikan cita-cita mulia ini.

    Mendesaian Proposal hidup dan Impian Keluarga saat ibadah Umrah.

    Merancang proposal hidup dan impian keluarga saat melaksanakan ibadah umrah adalah kesempatan yang luar biasa untuk memperkuat niat, menumbuhkan rasa kebersamaan dalam keluarga, dan menyusun tujuan yang lebih mendalam. Momen ibadah umrah juga memberi lingkungan spiritual yang mendorong kita untuk lebih jernih dalam merencanakan kehidupan. Berikut adalah langkah-langkah untuk mendesain proposal hidup dan menetapkan impian keluarga selama ibadah umrah:

    1. Menetapkan Niat Bersama dan Merumuskan Visi Keluarga

    Pertama, bicarakan secara terbuka dengan semua anggota keluarga tentang niat utama dari ibadah umrah ini, yaitu mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas hidup dalam bingkai iman. Tentukan visi keluarga yang ingin diwujudkan, misalnya “Keluarga yang taat, penuh kasih, dan bermanfaat bagi sesama.” Ini bisa menjadi visi utama yang membimbing setiap anggota keluarga dalam mewujudkan impian bersama.

    1. Menetapkan Tujuan Spiritual dalam Ibadah Umrah

    Manfaatkan waktu selama umrah untuk menetapkan tujuan spiritual yang ingin dicapai keluarga, misalnya:

    • Meningkatkan kecintaan pada Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman utama keluarga.
    • Melatih kesabaran, ketulusan, dan saling pengertian di antara anggota keluarga.
    • Membiasakan diri untuk berdoa bersama dan beribadah secara rutin, tidak hanya selama umrah tetapi juga setelah kembali ke tanah air.
    1. Menetapkan Impian dan Target yang Ingin Dicapai Bersama

    Diskusikan target yang ingin dicapai keluarga, baik secara individu maupun bersama. Sebagai contoh:

    • Menyelesaikan hafalan beberapa surat dalam Al-Qur’an bersama anak-anak.
    • Menghadiri lebih banyak majelis ilmu setelah pulang, agar keluarga semakin kokoh dalam ilmu agama.
    • Menyusun jadwal rutin keluarga untuk beribadah bersama, seperti salat berjamaah dan membaca Al-Qur’an.
    1. Mengidentifikasi dan Meningkatkan Kualitas Diri dan Hubungan Keluarga

    Setiap anggota keluarga dapat menetapkan satu atau dua kualitas diri yang ingin diperbaiki atau dikembangkan, seperti:

    • Memperbaiki sikap sabar dan toleransi.
    • Menumbuhkan empati dengan cara lebih peduli terhadap kebutuhan dan perasaan anggota keluarga.
    • Melatih keterampilan komunikasi agar dapat saling mendengarkan dan memahami.
    1. Merencanakan Pendidikan Agama dan Akhlak Anak

    Umrah adalah waktu yang tepat untuk memulai perencanaan pendidikan agama bagi anak-anak. Tentukan target-target spiritual untuk anak-anak yang dapat diupayakan sepulang umrah, misalnya:

    • Melatih anak-anak untuk mencintai dan memahami Al-Qur’an.
    • Mengajarkan dan membiasakan doa harian serta ibadah wajib.
    • Menjadi contoh keteladanan dalam akhlak, seperti hormat kepada orang tua dan ramah kepada sesama.
    1. Menyusun Komitmen Keuangan yang Sesuai dengan Nilai Agama

    Manfaatkan momen ini untuk menyusun rencana keuangan keluarga yang selaras dengan prinsip syariah, seperti:

    • Menetapkan anggaran untuk sedekah dan kegiatan sosial secara rutin.
    • Membuat komitmen untuk mengelola pengeluaran dengan lebih bijak dan menghindari hal-hal yang berlebihan.
    • Menyusun rencana investasi syariah atau dana pendidikan yang bisa menunjang kebutuhan masa depan keluarga.
    1. Merancang Kegiatan Rutin yang Menguatkan Ikatan Keluarga

    Sepulang dari umrah, tetapkan kegiatan rutin yang akan dilakukan bersama, misalnya:

    • Salat berjamaah di rumah sebagai rutinitas harian.
    • Melakukan sesi refleksi atau diskusi mingguan, misalnya dengan tema ajaran Islam yang ringan tetapi bermanfaat.
    • Mengadakan acara kecil seperti “Malam Al-Qur’an Keluarga” setiap minggu untuk mempererat hubungan dengan cara yang menyenangkan.
    1. Membuat Agenda Sosial untuk Berkontribusi di Lingkungan

    Sepulang umrah, keluarga dapat memiliki rencana untuk memberikan manfaat bagi lingkungan, misalnya:

    • Menjadi penggerak kegiatan sosial atau pengajian di lingkungan sekitar.
    • Menetapkan komitmen untuk aktif dalam kegiatan sosial, seperti bakti sosial atau donasi, agar bisa berkontribusi secara positif kepada masyarakat.
    • Mengajarkan kepada anak-anak nilai-nilai kebaikan, seperti sedekah dan kepedulian sosial.
    1. Menetapkan Resolusi dan Komitmen Pasca-Umrah

    Buat resolusi bersama tentang bagaimana menjaga keteguhan dalam beribadah setelah umrah, misalnya:

    • Komitmen untuk tetap melanjutkan kebiasaan baik yang dibangun selama di Tanah Suci, seperti bangun pagi untuk salat tahajud atau memperbanyak zikir.
    • Memperbanyak waktu berkualitas dengan anggota keluarga tanpa distraksi gadget.
    • Menyusun jadwal mingguan yang mencakup waktu ibadah, belajar agama, dan waktu untuk kegiatan yang mempererat kekompakan keluarga.
    1. Menulis Proposal Hidup Keluarga dan Doa Bersama

    Tulis proposal ini sebagai panduan hidup keluarga setelah umrah, yang mencakup visi, misi, tujuan, dan komitmen masing-masing anggota keluarga. Sampaikan proposal ini dalam doa bersama selama ibadah di Tanah Suci, meminta Allah untuk membimbing dan meridhai setiap langkah yang direncanakan.

    Contoh Kerangka Proposal Hidup Keluarga SAMAWA Pasca-Umrah:

    1. Visi dan Misi
    • Visi: Menjadi keluarga yang penuh dengan cinta, taat kepada Allah, dan bermanfaat bagi sesama.
    • Misi:
      • Meningkatkan kualitas ibadah harian.
      • Menanamkan akhlak islami dalam setiap anggota keluarga.
      • Membangun rasa saling mendukung dan berbagi manfaat dengan masyarakat sekitar.
    1. Sasaran Spiritual
    • Meningkatkan hafalan Al-Qur’an keluarga.
    • Menjalankan salat berjamaah secara konsisten.
    • Membiasakan berdoa dan saling mendoakan dalam keluarga.
    1. Sasaran Pengembangan Diri dan Sosial
    • Mengembangkan keterampilan komunikasi dan pemahaman antaranggota.
    • Menyusun agenda sosial untuk berkontribusi pada lingkungan sekitar.
    • Menumbuhkan sifat sabar, ikhlas, dan penuh kasih dalam kehidupan sehari-hari.
    1. Kegiatan Rutin Keluarga
    • Salat berjamaah setiap hari.
    • Kajian mingguan bersama keluarga.
    • Aktivitas kebersamaan dan rekreasi yang mendekatkan hubungan keluarga.

    Penutup

    Dengan menetapkan impian ini selama umrah, keluarga akan memiliki arah yang jelas, sehingga pengalaman spiritual di Tanah Suci tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga awal dari perjalanan baru yang lebih bermakna. Mendoakan proposal ini di tempat yang penuh keberkahan adalah upaya spiritual agar rencana hidup ini mendapat bimbingan dan kemudahan dari Allah.

    ( DR Nasrul Syarif M.Si.  Pembimbing Umrah SAMARA  Chatour . Dosen Pascasarjana UIT  Lirboyo )

     

    Share to

    Related News

    Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti N...

    by Des 31 2025

    Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti Nur Ilahi di Tengah Gelapnya Zaman   Oleh: Dr. Nasrul Sy...

    Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya...

    by Des 03 2025

    Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya dalam Perjalanan Hamba Refleksi Mendalam atas Petuah Ibnu â...

    Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta

    by Des 03 2025

    Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta Sebuah Renungan Tentang Amanah, Kehidupan, dan Perjalanan Pulan...

    Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segal...

    by Des 03 2025

    Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segala Ketaatan Refleksi Mendalam atas Hikmah Ibnu ‘Athaillah a...

    Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari A...

    by Des 03 2025

    Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari Api Neraka Sebuah Renungan untuk Jiwa yang Ingin Selamat &nbs...

    Menjadi Sang Juara — The Winner: Memen...

    by Nov 30 2025

    Menjadi Sang Juara — The Winner: Memenangkan Hidup dengan Cara Langit   Di setiap hati manusi...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top