Ustadzfaqih • Feb 21 2025 • 69 Dilihat

Megengan: Tradisi Jawa Menyambut Bulan Ramadhan
Megengan adalah tradisi masyarakat Jawa dalam menyongsong datangnya bulan Ramadhan. Kata “megengan” berasal dari bahasa Jawa “megeng” yang berarti menahan, yang melambangkan awal dari ibadah puasa di bulan Ramadhan di mana umat Islam menahan lapar, haus, dan hawa nafsu.
Megengan memiliki makna silaturahmi, doa bersama, dan persiapan batin untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Tradisi ini bertujuan untuk:
✅ Mengingatkan pentingnya menahan diri (puasa) di bulan Ramadhan.
✅ Mempererat silaturahmi dengan keluarga dan tetangga.
✅ Mengirim doa dan sedekah untuk leluhur dan orang yang telah meninggal.
✅ Menyucikan hati dan memohon ampunan sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Tradisi Megengan biasanya dilakukan beberapa hari sebelum bulan Ramadhan dan melibatkan berbagai kegiatan, seperti:
Kenduri atau Selamatan
Membagikan Apem
Ziarah Kubur
✨ Spiritualitas → Mengingatkan pentingnya taubat dan persiapan mental untuk menjalankan ibadah puasa.
✨ Silaturahmi → Mempererat hubungan dengan keluarga dan masyarakat sebelum Ramadhan tiba.
✨ Gotong Royong → Mengajarkan kebersamaan dengan berbagi makanan dan doa bersama.
✨ Pendidikan Islam → Mewariskan ajaran Islam melalui budaya lokal yang tetap berlandaskan syariat.
Megengan bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga refleksi spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Melalui doa, kenduri, sedekah, dan ziarah kubur, masyarakat Jawa menjaga nilai-nilai Islam dan budaya leluhur secara harmonis.
Dengan Megengan, masyarakat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh keberkahan.
( Dr Nasrul Syarif M.Si. Penulis Buku Gizi Spiritual Dosen Pascasarjana UIT Lirboyo)
Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti Nur Ilahi di Tengah Gelapnya Zaman Oleh: Dr. Nasrul Sy...
Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya dalam Perjalanan Hamba Refleksi Mendalam atas Petuah Ibnu â...
Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta Sebuah Renungan Tentang Amanah, Kehidupan, dan Perjalanan Pulan...
Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segala Ketaatan Refleksi Mendalam atas Hikmah Ibnu ‘Athaillah a...
Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari Api Neraka Sebuah Renungan untuk Jiwa yang Ingin Selamat &nbs...
Menjadi Sang Juara — The Winner: Memenangkan Hidup dengan Cara Langit Di setiap hati manusi...
No comments yet.