Keutamaan Sholat Sunnah Tarawih.
Sholat Tarawih adalah Sunnah dari Nabi Muhammad SAW yang dikerjakannya pada suatu malam hari di bulan suci Ramadhan. Apa saja keutamaan Sholat Tarawih setiap malamnya?
Sholat Tarawih adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan. Sholat ini memiliki banyak keutamaan, termasuk penghapusan dosa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Keutamaan Sholat Tarawih Setiap Malamnya
Berdasarkan riwayat yang dikenal dalam kitab “Fadhilah Amal” karya Syekh Zakariya Al-Kandahlawi, disebutkan bahwa setiap malam Tarawih memiliki keutamaan khusus:
- Malam ke-1 → Diampuni dosa seperti baru dilahirkan
- Malam ke-2 → Diampuni dosa kedua orang tua jika mereka mukmin
- Malam ke-3 → Malaikat menyeru agar diterima amal ibadahnya
- Malam ke-4 → Diberi pahala seperti membaca Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an
- Malam ke-5 → Diberi pahala seperti orang yang sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- Malam ke-6 → Diberi pahala seperti orang yang tawaf di Baitullah
- Malam ke-7 → Seperti bertemu dengan Nabi Musa AS dan membantunya melawan Fir’aun
- Malam ke-8 → Diberi pahala seperti ibadah yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS
- Malam ke-9 → Seperti pahala ibadah Nabi Muhammad SAW
- Malam ke-10 → Allah SWT memberikan kebaikan dunia dan akhirat
- Malam ke-11 → Keluar dari dunia seperti bayi yang suci dari dosa
- Malam ke-12 → Pada hari kiamat wajahnya bersinar terang
- Malam ke-13 → Selamat dari segala keburukan
- Malam ke-14 → Malaikat bersaksi bahwa ia telah melaksanakan Tarawih
- Malam ke-15 → Didoakan oleh para malaikat dan makhluk di langit dan bumi
- Malam ke-16 → Dijauhkan dari siksa neraka
- Malam ke-17 → Diberi pahala seperti pahala para nabi
- Malam ke-18 → Malaikat memohonkan ampunan baginya dan keluarganya
- Malam ke-19 → Ditinggikan derajatnya di surga
- Malam ke-20 → Diberi pahala seperti syuhada dan shalihin
- Malam ke-21 → Dibangun rumah di surga dari cahaya
- Malam ke-22 → Selamat dari kesusahan di hari kiamat
- Malam ke-23 → Diberikan surga Firdaus
- Malam ke-24 → Dikabulkan 24 doa yang ia panjatkan
- Malam ke-25 → Diberi kebahagiaan abadi di akhirat
- Malam ke-26 → Diberi derajat tertinggi di surga
- Malam ke-27 → Seperti orang yang mendapat Lailatul Qadar
- Malam ke-28 → Akan melewati Shirath dengan selamat
- Malam ke-29 → Pahalanya setara dengan 1000 haji mabrur
- Malam ke-30 → Allah SWT berfirman, “Makanlah dari buah-buahan surga dan minumlah dari sungai Kautsar, karena engkau telah menaati-Ku”
Dalil Keutamaan Sholat Tarawih
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang mendirikan shalat (Tarawih) di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kesimpulan
- Sholat Tarawih adalah ibadah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan karena memiliki keutamaan yang luar biasa.
- Setiap malam memiliki keistimewaan tersendiri dan memberikan berbagai pahala serta ampunan dari Allah SWT.
- Sholat Tarawih dapat dilakukan sendiri atau berjamaah, tetapi lebih utama berjamaah di masjid.
Semoga kita semua dimampukan untuk menunaikan Tarawih dengan istiqamah hingga akhir Ramadhan.
Pelaksanaan sholat sunnah tarawih dilaksanakan setiap malam selama bulan ramadhan diawali oleh khalifah Umar bin Khaththab.
Ya, benar. Pelaksanaan sholat Tarawih secara berjamaah setiap malam selama bulan Ramadhan dimulai pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab.
Sejarah Pelaksanaan Sholat Tarawih
- Pada Zaman Nabi Muhammad ﷺ
- Rasulullah ﷺ pernah melakukan shalat Tarawih berjamaah dengan para sahabat, tetapi hanya dalam beberapa malam saja.
- Setelah itu, beliau tidak melanjutkan secara berjamaah karena khawatir umat Islam akan menganggapnya sebagai kewajiban. ( Bukhari dan Muslim)
- Pada Masa Khalifah Abu Bakar As-Siddiq
- Sholat Tarawih tetap dikerjakan, tetapi umat Islam melakukannya secara sendiri-sendiri atau dalam kelompok kecil.
- Pada Masa Khalifah Umar bin Khattab
- Umar bin Khattab melihat umat Islam melaksanakan Tarawih secara terpisah-pisah di masjid.
- Ia kemudian mengumpulkan mereka dalam satu jamaah dan menunjuk Ubay bin Ka’ab sebagai imam.
- Ketika melihat umat Islam sholat berjamaah, Umar berkata:
“Ini adalah sebaik-baik bid’ah.” ( Bukhari)
- Sejak saat itu, shalat Tarawih berjamaah menjadi kebiasaan umat Islam setiap malam di bulan Ramadhan.
Jumlah Rakaat Sholat Tarawih
- Nabi Muhammad ﷺ melakukan sholat malam tidak lebih dari 11 rakaat (termasuk witir). (HR. Bukhari dan Muslim)
- Di zaman Umar bin Khattab, umat Islam melaksanakan 20 rakaat Tarawih ditambah 3 rakaat witir.
- Hingga sekarang, ada dua pendapat yang umum diikuti:
- 8 rakaat + witir (3 rakaat)
- 20 rakaat + witir (3 rakaat)
Kesimpulan
- Sholat Tarawih adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) di bulan Ramadhan.
- Pelaksanaan secara berjamaah di masjid dimulai sejak zaman Khalifah Umar bin Khattab.
- Jumlah rakaat bisa bervariasi, dan kedua pendapat (8 rakaat atau 20 rakaat) memiliki dalil masing-masing.
Semoga kita bisa mengerjakan sholat Tarawih dengan khusyuk dan istiqamah selama bulan Ramadhan. Aamiin.
( Dr Nasrul Syarif M.Si. Penulis Buku Gizi Spiritual. Dosen Pascasarjana UIT Lirboyo)
No comments yet.