Categories
  • Artikel
  • Penerbitan dan Cetak Buku
  • Profil Penulis
  • Program Umrah
  • Test Bakat dan Potensi ASKHA
  • Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari Api Neraka

    Des 03 202537 Dilihat

    Kenali Cara Meraih Surga dan Lari dari Api Neraka
    Sebuah Renungan untuk Jiwa yang Ingin Selamat

     

     

    Setiap manusia yang lahir ke dunia ini sedang berjalan menuju satu perjalanan besar—perjalanan kembali kepada Allah. Tidak ada satu pun dari kita yang berjalan tanpa tujuan. Kita semua sedang menuju akhir yang pasti: surga atau neraka. Pertanyaannya bukan apakah kita akan melewati perjalanan itu, tetapi dengan apa kita ingin tiba di sana: dengan wajah bercahaya atau dengan hati penuh penyesalan.

    Allah mengingatkan dalam Al-Qur’an:

    فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ

    “Barang siapa dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung.”
    (QS. Ali Imran: 185)

    Ini bukan kemenangan biasa. Ini adalah kemenangan terbesar—keselamatan abadi.

     

    1. Surga Tidak Pernah Didapat dengan Kemalasan

    Surga bukan hadiah bagi orang yang hidup asal-asalan. Surga adalah milik mereka yang mengendalikan hawa nafsunya, menjaga lisannya, membenarkan imannya dengan amal, dan memaksa dirinya di jalan ketaatan meski kadang lelah dan berat.

    Nabi ﷺ bersabda:

    “Surga dikelilingi perkara-perkara yang tidak disukai jiwa, dan neraka dikelilingi oleh syahwat.”
    (HR. Muslim)

    Jika jalan menuju surga terasa sulit—sabar. Itu tandanya engkau sedang menuju tempat terhormat.

     

    1. Langkah Menuju Surga Dimulai dari: Mengenal Allah

    Tidak ada ketaatan yang kokoh tanpa fondasi ma’rifatullah (mengenal Allah).

    Ketika seseorang mengenal Allah bahwa Dia Maha Melihat, maka ia akan malu bermaksiat walau seorang diri.
    Ketika seseorang mengenal Allah Maha Pengasih, ia akan beribadah dengan cinta, bukan sekadar takut atau terpaksa.

    Mengenal Allah melahirkan iman yang hidup, bukan iman di bibir.

     

    1. Perbaiki Shalatmu: Itu Gerbang Surga

    Shalat bukan hanya ritual, tetapi tangga ruhani menuju kedekatan dengan Rabb.

    Dalam hadis disebutkan:

    “Shalat adalah kunci surga.”
    (HR. Tirmidzi)

    Shalat yang muncul dengan hati sadar, khusyuk, penuh kehadiran—itulah shalat yang mengubah hidup.
    Bukan shalat yang hanya menggerakkan tubuh sementara hati mengembara entah ke mana.

     

    1. Bertaubat: Jalan Tercepat dari Neraka

    Tidak ada manusia sempurna. Bahkan wali pun pernah tergelincir. Yang membedakan adalah seberapa cepat mereka kembali.

    Allah membuka pintu taubat sepanjang hayat—bahkan hingga sebelum nafas terakhir.

    إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ

    “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat.”
    (QS. Al-Baqarah: 222)

    Taubat bukan sekadar menyesal, tapi berubah.

     

    1. Bersedekah dan Berbuat Baik: Cahaya Menuju Surga

    Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Jauhkan dirimu dari api neraka meski hanya dengan sedekah sebiji kurma.”
    (HR. Bukhari)

    Sedekah tak hanya tentang uang—tetapi juga senyuman, nasihat, menahan marah, memaafkan, dan membantu orang lain.

    Semua itu adalah cahaya bagi perjalanan akhirat.

     

    1. Jauhi Maksiat: Itulah Jalan Selamat dari Neraka

    Maksiat itu manis di awal tetapi pahit dalam akibat.
    Ketaatan terasa berat di awal tetapi lembut di hati pada akhirnya.

    Jangan anggap kecil dosa, karena:

    “Gunung besar berasal dari kerikil kecil.”

    Neraka bukan untuk mereka yang tidak pernah bersalah, tetapi untuk mereka yang bangga dengan dosa dan terus melakukannya tanpa penyesalan.

     

    1. Konsisten dalam Kebaikan

    Allah tidak meminta kita menjadi sempurna—tapi bersungguh-sungguh dan istiqamah.

    “Amal yang paling dicintai Allah adalah yang dikerjakan terus menerus meski sedikit.”
    (HR. Bukhari)

    Istiqamah lebih berat daripada seribu amal yang hanya dikerjakan sesekali.

     

    Penutup: Pilihan Itu Selalu Ada di Depan Kita

    Surga memanggilmu dengan kelembutan:
    “Datanglah… aku disiapkan untukmu.”

    Neraka pun berkata:
    “Aku cukup bagi orang yang memilih jalanku.”

    Setiap hari, setiap jam, kita sedang memilih.

    Semoga Allah menetapkan langkah kita di jalan yang diridai-Nya.

     

    Doa

    اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَثَبِّتْنَا عَلَى طَاعَتِكَ، وَصَرِّفْ عَنَّا مَعَاصِيكَ، وَاقْبِضْ أَرْوَاحَنَا وَأَنْتَ رَاضٍ عَنَّا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

    “Ya Allah, jadikan kami penghuni surga, teguhkan kami di atas ketaatan kepada-Mu, jauhkan kami dari maksiat, dan wafatkan kami dalam keadaan Engkau ridha kepada kami, wahai Dzat yang Maha Penyayang.”

    Jika artikel ini menyentuh hatimu, jangan hanya baca—tapi hidupi.

    Karena jalan menuju surga dimulai dengan satu langkah kesungguhan.
    Dan jalan menjauhi neraka dimulai dengan satu keputusan: berhenti mengikuti hawa nafsu.

    ( Dr Nasrul Syarif M.Si.  Penulis Buku Gizi Spiritual dan Dosen Pascasarjana  UIT Lirboyo )

    Share to

    Related News

    Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti N...

    by Des 31 2025

    Jalan Menuju Cahaya Kebenaran : Meniti Nur Ilahi di Tengah Gelapnya Zaman   Oleh: Dr. Nasrul Sy...

    Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya...

    by Des 03 2025

    Ketika Nafsu Menang: Bahaya Sesungguhnya dalam Perjalanan Hamba Refleksi Mendalam atas Petuah Ibnu ...

    Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta

    by Des 03 2025

    Kita Adalah Tamu yang Dititipi Harta Sebuah Renungan Tentang Amanah, Kehidupan, dan Perjalanan Pulan...

    Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segal...

    by Des 03 2025

    Ridha Allah: Hadiah Tertinggi dari Segala Ketaatan Refleksi Mendalam atas Hikmah Ibnu ‘Athaillah a...

    Menjadi Sang Juara — The Winner: Memen...

    by Nov 30 2025

    Menjadi Sang Juara — The Winner: Memenangkan Hidup dengan Cara Langit   Di setiap hati manusi...

    Filsafat Pendidikan Islam Menurut Syed M...

    by Nov 28 2025

    Filsafat Pendidikan Islam Menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas: Membangun Kembali Peradaban yang Hi...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top